Selasa, 08 Oktober 2013

TUGAS KARYA 2 GANTUNGAN POT BUNGA


GANTUNGAN POT BUNGA
SERAT BUATAN

Bahan : 1 Paut/ikat Tali Nylon diameter 1.5 mm.

Teknik Simpul:
1. Simpul Mata Kail
2. Anyaman Balok/ketupat
3. Square Knot/Tali Komando
4. Simpul Square Knot Spiral

Langkah-langkah.
a. Buka tali Nylon dilipat habis jadi menjadi 32 utas.
b. salah satu ujungnya dilebihkan panjangnya kira-kira 50 cm.
c. ikat patahan semua tali dengan tali yg lebih panjang, dengan simpil mata kail.

Simpul Mata Kail

d. semua tali dipisahkan menjadi 4 bagian, masing-masing 8 utas.
e. jalin/anyam ke empat jalur tali tersebut 8 - 12 kali. sehingga menbentuk balok segi empat.

Simpul/Jalin Balok atau Ketupat


f. masing-masing bagian, buat simpul tali komando (10-12 cm)

Simpul Sudut Datar (Square Knot)

Animasi Simpul Sudut Datar (Square Knot)

 atau tali komando spiral.
Simpul Sudut Putar(Square Knot Spiral)
Simpul Sudut Putar Kiri (Square Knot Spiral Left)

Simpul Sudut Putar Kanan (Square Knot Spiral Right)


g. Gabungan masing-masing jalur.
    Bagi dua tali  yang di ikat 2 utas dan pengikat 2 utas, gabungkan dengan jalur sebelah atau yg terdekat.
Menggabungkan Jalur 1

Menggabungkan Jalur 2
Untuk Menggabungkan Jalur

Untuk Menggabungkan Jalur

Untuk Menggabungkan Jalur


berikan jarak 15-20 cm
h. Simpul kembali, dengan panjang yang ber-imbang. Ujung-ujung tali jaga tetap panjangnya seimbang. Ganti-ganti antara tali pengikat dan yg di ikat.

i. Atur jarak tempat untuk meletakkan pot bunganya. Pertimbangkan besar atau lebarny pot yang akan di letakkan. makin besar maka makin panjang jarak gabungan tali.

j. Ikat satukan seluruh tali, dibawah perkiraan tempat pot bunga. Ikat dengan teknik Simpul Mata Kail.



k. Sisa tali dipotong tidak sama panjang, seperti ekor kuda. Boleh di buka seratnya. Silahkan berkreasi, masukkan ide masing-masing.

Berikut beberapa bentuk karya, sebagai pembangkit ide dalam karya Mu.

Menambahkan Manik-manik















Rabu, 21 Agustus 2013

PRINSIP-PRINSIP PENYUSUNAN RPP KURIKULUM 2013



1. Memperhatikan perbedaan individu peserta didik RPP disusun dengan memperhatikan perbedaan jenis kelamin, kemampuan awal, tingkat intelektual, minat, motivasi belajar, bakat, potensi, kemampuan sosial, emosi, gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai, dan/atau lingkungan peserta didik.

2. Mendorong partisipasi aktif peserta didik Proses pembelajaran dirancang dengan berpusat pada peserta didik untuk mendorong motivasi, minat, krea­tivitas, inisiatif, inspirasi, kemandirian, dan semangat belajar. 

3. Mengembangkan budaya membaca dan menulis Proses pembelajaran dirancang untuk mengembang­kan kegemaran membaca, pemahaman beragam ba­caan, dan berekspresi dalam berbagai bentuk tulisan. 

4. Memberikan umpan balik dan tindak lanjut RPP memuat rancangan program pemberian umpan balik positif, penguatan, pengayaan, dan remedi. 

5. Keterkaitan dan keterpaduan RPP disusun dengan memperhatikan keterkaitan dan keterpaduan antara SK, KD, materi pembelajaran, ke­giatan pembelajaran, indikator pencapaian kompeten­si, penilaian, dan sumber belajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar. RPP disusun dengan mengako­modasikan pembelajaran tematik, keterpaduan lintas mata pelajaran, lintas aspek belajar, dan keragaman budaya. 

6. Menerapkan teknologi informasi dan komunikasi RPP disusun dengan mempertimbangkan penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara terintegra­si, sistematis, dan efektif sesuai dengan situasi dan kondisi.

LANGKAH PENYUSUNAN RPP KURIKULUM 2013

LANGKAH-LANGKAH PENYUSUNAN RPP Langkah-langkah minimal dari penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dimulai dari  mencantumkan Identitas RPP, Tujuan Pembelajaran, Materi Pembelajaran, Metode Pembelajaran, Langkah-langkah Kegiatan pembelajaran, Sumber Belajar, dan Penilaian.  Setiap komponen mempunyai arah pengembangan masing-masing, namun semua merupakan suatu kesatuan.  

Penjelasan tiap-tiap komponen adalah sebagai berikut. 

1.  Mencantumkan Identitas Terdiri dari: Nama sekolah, Mata Pelajaran, Kelas­, Semester, Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, Indikator dan Alokasi Waktu. 

Hal yang perlu diperhatikan adalah : 
  1. RPP boleh disusun untuk satu Kompetensi Dasar. 
  2. Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, dan Indikator dikutip dari silabus. (Standar kompetensi – Kompetensi Dasar – Indikator adalah suatu alur pikir yang saling terkait tidak dapat dipisahkan) 
  3. Indikator merupakan: 
  • ciri perilaku (bukti terukur) yang dapat memberikan gambaran bahwa peserta didik telah mencapai kompetensi dasar 
  • penanda pencapaian kompetensi dasar yang ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diukur yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. 
  • dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik, satuan pendidikan, dan  potensi daerah. 
  • rumusannya menggunakan kerja operasional yang terukur dan/atau dapat diobservasi. 
  • digunakan sebagai dasar untuk menyusun alat penilaian. 
        4.   Alokasi waktu diperhitungkan untuk pencapaian satu kompetensi dasar, dinyatakan dalam jam pelajaran dan banyaknya pertemuan (contoh: 2 x 45 menit). Karena itu, waktu untuk mencapai suatu kompetensi dasar dapat diperhitungkan dalam  satu atau beberapa kali pertemuan bergantung pada  kompetensi dasarnya.   

2. Merumuskan Tujuan Pembelajaran 

Output (hasil langsung) dari satu paket kegiatan pembelajaran. 
Misalnya: 
Kegiatan pembelajaran:  ”Mendapat informasi tentang sistem peredaran darah pada manusia”. 
Tujuan pembelajaran, boleh salah satu atau keseluruhan tujuan pembelajaran, misalnya peserta didik dapat: 
1.    mendeskripsikan mekanisme peredaran darah pada manusia. 
2.    menyebutkan bagian-bagian jantung. 
3.    merespon dengan baik pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh teman-teman sekelasnya. 
4.    mengulang kembali informasi tentang peredaran darah yang telah disampaikan oleh guru. 

Bila pembelajaran dilakukan lebih dari 1 (satu) pertemuan, ada baiknya tujuan pembelajaran juga dibedakan menurut waktu pertemuan, sehingga tiap pertemuan dapat memberikan hasil.   

3.   Menetukan Materi Pembelajaran 

Untuk memudahkan penetapan materi pembelajaran,  dapat diacu dari indikator. 
Contoh: 
Indikator: Peserta didik dapat menyebutkan ciri-ciri kehidupan. 
Materi pembelajaran: Ciri-Ciri Kehidupan: Nutrisi, bergerak, bereproduksi, transportasi, regulasi, iritabilitas, bernapas, dan ekskresi.   

4.  Menentukan Metode Pembelajaran 

Metode dapat diartikan benar-benar sebagai metode, tetapi dapat pula diartikan sebagai model atau pendekatan pembelajaran, bergantung pada karakteristik pendekatan dan/atau strategi yang dipilih. Karena itu pada bagian ini cantumkan pendekatan pembelajaran dan metode yang diintegrasikan dalam satu kegiatan pembelajaran peserta didik: 
a.   Pendekatan pembelajaran yang digunakan, misalnya: pendekatan proses, kontekstual, pembelajaran langsung, pemecahan masalah, dan sebagainya. 
b.   Metode-metode yang digunakan, misalnya: ceramah, inkuiri, observasi, tanya jawab, e-learning dan sebagainya.   

5. Menetapkan Kegiatan Pembelajaran 
a.   Untuk mencapai suatu kompetensi dasar harus dicantumkan langkah-langkah kegiatan setiap pertemuan. 
Pada dasarnya, langkah-langkah kegiatan memuat unsur kegiatan pendahuluan/pembuka, kegiatan inti, dan kegiatan penutup.   Langkah-langkah minimal yang harus dipenuhi pada setiap unsur kegiatan pembelajaran adalah sebagai berikut:   
1.   Kegiatan Pendahuluan 
  • Orientasi: memusatkan perhatian peserta didik pada materi yang akan dibelajarkan, dengan cara menunjukkan benda yang menarik, memberikan illustrasi, membaca berita di surat kabar, menampilkan slide animasi dan sebagainya. 
  • Apersepsi: memberikan persepsi awal kepada peserta didik tentang materi yang akan diajarkan. 
  • Motivasi: Guru memberikan gambaran manfaat mempelajari gempa bumi, bidang-bidang pekerjaan berkaitan dengan gempa bumi, dsb. 
  • Pemberian Acuan: biasanya berkaitan dengan kajian ilmu yang akan dipelajari. Acuan dapat berupa penjelasan materi pokok dan uraian materi pelajaran secara garis besar. 
  • Pembagian kelompok belajar dan penjelasan mekanisme pelak­sana­an pengalaman belajar (sesuai dengan rencana langkah-langkah pembelajaran).   

2.   Kegiatan Inti 
Berisi langkah-langkah sistematis yang dilalui peserta didik untuk dapat mengkonstruksi ilmu sesuai dengan skemata (frame work) masing-masing. Langkah-langkah tersebut disusun sedemikian rupa agar peserta didik dapat menunjukkan perubahan perilaku sebagaimana dituangkan pada tujuan pembelajaran dan indikator. Untuk memudahkan, biasanya kegiatan inti dilengkapi dengan Lembaran Kerja Siswa (LKS), baik yang berjenis cetak atau noncetak. Khusus untuk pembelajaran berbasis ICT yang online dengan koneksi internet, langkah-langkah kerja peserta didik harus dirumuskan detil mengenai waktu akses dan alamat website yang jelas. Termasuk alternatif yang harus ditempuh jika koneksi mengalami kegagalan.   

3.   Kegiatan penutup 
  • Guru mengarahkan peserta didik untuk membuat rangkuman/simpulan. 
  • Guru memeriksa hasil belajar peserta didik. Dapat dengan memberikan tes tertulis atau tes lisan atau meminta peserta didik untuk mengulang kembali simpulan yang telah disusun atau dalam bentuk tanya jawab dengan mengambil ± 25% peserta didik sebagai sampelnya. 
  • Memberikan arahan tindak lanjut pembelajaran, dapat berupa kegiatan di luar kelas, di rumah atau tugas sebagai bagian remidi­/pengayaan.   

b.   Langkah-langkah pembelajaran dimungkinkan disusun dalam bentuk seluruh rangkaian kegiatan, sesuai dengan karakteristik model pembelajaran yang dipilih, menggunakan urutan sintaks sesuai dengan modelnya. Oleh karena itu, kegiatan pendahuluan/pembuka, kegiatan inti, dan kegiatan penutup tidak harus ada dalam setiap pertemuan.   

6. Memilih Sumber Belajar 

Pemilihan  sumber belajar mengacu pada perumusan yang ada dalam silabus yang dikembangkan.  Sumber belajar mencakup sumber rujukan, lingkungan, media, narasumber, alat dan bahan. Sumber belajar dituliskan secara lebih operasional, dan bisa langsung dinyatakan bahan ajar apa yang digunakan. Misalnya,  sumber belajar dalam silabus dituliskan buku referensi, dalam RPP harus dicantumkan bahan ajar yang sebenarnya. Jika menggunakan buku, maka harus ditulis judul buku teks tersebut, pengarang, dan halaman yang diacu. Jika menggunakan bahan ajar berbasis ICT, maka harus ditulis nama file, folder penyimpanan, dan bagian atau link file yang digunakan, atau alamat website yang digunakan sebagai acuan pembelajaran.   

7. Menentukan Penilaian 

Penilaian dijabarkan atas teknik penilaian, bentuk instrumen, dan instrumen yang dipakai.

Rabu, 14 Agustus 2013

Silabus Lengkap Jenjang SMP Kurikulum 2013

Seperti kita tahu bahwa kita tidak perlu membuat silabus untuk kurikulum 2013. kita hanya membuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran). Untuk guru yang belum mengikuti diklat implementasi kurikulum 2013 dan ingin mempunyai silabus SMP kurikulum 2013 dapat mengunduh melalui tautan-tautan di bawah ini. Buku pegangan guru dan siswa kurikulum 2013 dapat diunduh di sini
8. IPA
 Buku Pegangan Guru dan Siswa Kurikulum 2013 Untuk SMP
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan sudah mengesahkan Kurikulum 2013 dengan mengeluarkan  PermendikbudPelatihan juga sudah mulai digelar. Buku-buku pegangan baik bagi guru maupun siswa sudah dicetak dan sebagian sudah didistribusikan ke sekolah-sekolah sasaran. Buku-buku tersebut dapat diunduh melalui situs rumah belajar. 

No.Materi / Mata PelajaranPegangan GuruBesar FilePegangan SiswaBesar File
1. PA. BudhaUnduh18,7 MBUnduh23,8 MB
2. PA. HinduUnduh17,1 MBUnduh16, 9 MB
3. PA. IslamUnduh17,8 MBUnduh34,9 MB
4. PA. KatolikUnduh21,7 MBUnduh26,8 MB
5. PA. KhonghucuUnduh26,2 MBUnduh19,5 MB
6. PA. KristenUnduh20,2 MBUnduh28,9 MB
7. Bahasa IndonesiaUnduh5,3 MBUnduh14,1 MB
8. Bahasa InggrisUnduh92,4 MBUnduh143,1 MB
9. IPAUnduh22,6 MBUnduh68,9 MB
10. IPSUnduh2,5 MBUnduh68,1 MB
11. PenjasorkesUnduh29,9 MBUnduh29,8 MB
12. PPKnUnduh7,3 MBUnduh18,8 MB
13. Seni BudayaUnduh45,8 MBUnduh68,5 MB

Tambahan Untuk mata pelajaran:

Selasa, 14 Mei 2013

109 Kepala Sekolah di Medan Dilantik



Medan, (beritasumut.com) – Sebanyak 109 kepala sekolah di Kota Medan dilantik Walikota Medan diwakili Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Parluhutan Hasibuan di Aula Dinas Pendidikan Kota Medan, Jalan Pelita IV, Medan, Senin (13/5/2013).

Rabu, 01 Mei 2013

Cara Pengecekan DATA GURU / NUPTK / Dapodik


Pengecekan DATA GURU / NUPTK / Dapodik 
Selamat datang para guru yang sudah berjasa membimbing anak-anak di Indonesia. Kali ini saya ingin berbagi sedikit informasi mengenai cara mengecek Data Guru / NUPTK / Dapodik, pengecekan ini wajib anda lakukan karena apabila guru / pegawai PNS yang sudah sertifikasi tidak akan bisa cair jika data-data kurang lengkap.



Oke langsung aja ya, silahkan disimak langkah-langkah pengecekan Data Guru / NUPTK / Dapodik karena sering sekali banyak yang kesusahan saat melakukan proses login.

Cara Pengecekan DATA GURU / NUPTK / Dapodik



Pengecekan DATA GURU / NUPTK / Dapodik


2. Lalu akan muncul Halaman Log in (Masuk) seperti gambar di bawah ini:
Pengecekan DATA GURU / NUPTK / Dapodik
Masukkan NUPTK sebagai username serta tanggal lahir sebagai password dgn format YYYYMMDD. Sebagai contoh jika tgl lahir anda 07 Oktober 1986 passwordnya: 19861007

Jika login gagal, akan ada keterangan mengenai alasan kegagalan di bawah form.

Jika muncul informasi NUPTK tidak ditemukan, ada beberapa kemungkinan. 1) Kolom NUPTK belum diisi pada data Dapodik anda; 2) Kolom NUPTK anda diisi namun salah ketik. 3) Data Dapodik belum ter-import ke basis data.

3. Setelah memasukan Nomor NUPTK dan Tanggal Lahir maka akan muncul seperti ini:
Pengecekan DATA GURU / NUPTK / Dapodik

4. Silahkan di lihat baik-baik apa saja yang kurang dan perhatikan Warna Merah:
Pengecekan DATA GURU / NUPTK / Dapodik
Keterangan : Warna Merah itu yang Penting maka harus di lengkapi secepatnya.
Wajib Baca:
* Mohon pastikan alamat e-mail pada Data Dikdas terisi dengan benar, karena link/tautan untuk konfirmasi data akan dikirim melalui e-mail.
----------------------------------------------------------------
** Bila ada Poin Nomor yang belum Valid alias warna merah berarti harus di lengkapi.
----------------------------------------------------------------
*** Jika: Poin nomor xx, xx, tidak dipenuhi, ini berakibat PTK bersangkutan tidak memenuhi syarat untuk menerima Tunjangan Profesi DLL.
Oke, selamat Data Guru / NUPTK / Dapodik sudah berhasil di lengkapi. Tinggal nunggu dananya cair aja nih, semoga bermanfaat ya.

LAYANAN LEMBAR INFORMASI DATA GURU P2TK DIKDAS TELAH BERPINDAH ALAMAT KE :
 



.:: Direktorat P2TK Ditjen Dikdas ::.

Jumat, 29 Maret 2013

Software Penambah Saldo Rekening


"Cara Cepat & Smart"
Mengalirkan Rupiah Ke Rekening Anda

Kini Telah Hadir Software Penambah Saldo Rekening Yang Bisa
Membanjiri Saldo Rekening Bank Anda Rutin Setiap Hari,
Info Lengkap Klik : http://goo.gl/Wc7Bw
atau
http://softwarepsr.com/tanjuang

segera download software nya, install kan di pc/laptop/tablet anda.
terima kasih 
wassalam